logo2

ugm-logo

Jepang Cabut Peringatan Gempa Super Besar Usai Gempa Magnitudo 7,7 hingga Picu Tsunami

KALTENGLIMA.COM - Otoritas Jepang mencabut peringatan khusus tentang peningkatan risiko gempa super besar atau mega gempa, seminggu usai gempa bumi dengan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah utara negara itu, hingga memicu peringatan tsunami.

Peringatan khusus itu, seperti dilansir AFP, Senin (27/4/2026), dirilis oleh otoritas Jepang beberapa jam usai gempa pada 20 April lalu terjadi di lepas pantai Prefektur Iwate, di perairan Pasifik. Guncangan akibat gempa dahsyat itu juga dirasakan di ibu kota Jepang, Tokyo, yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa.

"Pada pukul 17.00 waktu setempat hari Ini (27/4), periode di mana pemerintah mengeluarkan peringatan khusus... telah berakhir," kata pejabat Kantor Kabinet Jepang yang bertanggung jawab atas pencegahan bencana, Kota Imamura, kepada wartawan.

sumber: https://www.kaltenglima.com/internasional/35117053199/jepang-cabut-peringatan-gempa-super-besar-usai-gempa-magnitudo-77-hingga-picu-tsunami

RI Terancam Kena Godzilla El Nino, Awas Harga Pangan Meroket!

‎Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis prediksi cuaca ekstrem berupa El Nino Godzilla berpotensi melanda RI di periode musim kemarau tahun 2026 ini.
Merespon Hal itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan bahwa ini perlu menjadi 'warning' bagi pemerintah karena berpotensi membuat harga pangan naik.
‎Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan secara teori Godzilla El Nino bisa membuat harga-harga melonjak. Pasalnya kemarau panjang dapat membuat produktivitas produksi tanaman pertanian rendah.

‎Sementara di sisi permintaan masyarakat terhadap produk pertanian untuk konsumsi sehari-sehari tetap, sehingga terjadi ketimpangan antara pasokan dan permintaan. Kondisi ini yang akan membuat harga meningkat dan memicu inflasi.

‎"Secara teori kalau misalnya produksi atau produktivitas tanaman yang dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari itu menjadi terkendala, mungkin jumlah produksinya rendah atau misalnya stok yang ada itu sedikit, secara prinsip ekonomi tentunya ketika permintaan itu tidak berubah maka akan ada kecenderungan kenaikan harga. Itu prinsip ekonomi," katanya saat memberikan pemaparan di Gedung BPS Pusat, Jakarta pada Selasa (21/4/2026).

‎Meskipun Saparno mengatakan dampak pastinya baru bisa terlihat saat Godzilla El Nino sudah berjalan, dirinya mengatakan bahwa pemerintah harus tetap waspada akan potensi kenaikan inflasi volatile food.

‎"Tentunya ini sebenarnya menjadi warning bagi pemerintah ketika misalnya ada kondisi semacam ini, El Nino, sehingga produktivitas misalnya kebutuhan pokok terutama biasanya terkait dengan volatile food-nya," imbuhnya.

selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260422082547-4-728737/ri-terancam-kena-godzilla-el-nino-awas-harga-pangan-meroket

More Articles ...