logo2

ugm-logo

Krisis Kubah Panas (Heat Dome): Mengapa Juni 2026 Menjadi Bulan Terpanas Sepanjang Sejarah Eropa

Benua Eropa tengah menghadapi anomali cuaca paling mematikan dalam sejarah modern akibat terbentuknya fenomena heat dome (kubah panas). Sistem tekanan udara tinggi yang statis terperangkap di atas Eropa Barat selama berminggu-minggu, menahan sirkulasi atmosfer dan menekan udara panas ke permukaan tanah. Studi dari lembaga sains World Weather Attribution (WWA) menegaskan bahwa fenomena ini murni dipicu oleh pemanasan global akibat emisi bahan bakar fosil, bukan karena siklus alamiah El Nino. Karakteristik gelombang panas tahun 2026 ini sangat tidak biasa karena menggabungkan suhu ekstrem di atas 40°C dengan tingkat kelembapan udara tertinggi yang pernah tercatat. Kombinasi ini memicu kondisi heat stress (stres panas) parah karena keringat manusia tidak dapat menguap dengan efektif untuk mendinginkan suhu tubuh secara alami. Para ilmuwan menyatakan peristiwa ekstrem ini hampir mustahil terjadi di bulan Juni tanpa adanya intervensi kerusakan iklim oleh aktivitas manusia.

Sumber: Fortune IDN | World Weather Attribution

Peringatan Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Wilayah Selatan Indonesia

Bersamaan dengan rilis potensi hujan lebat, BMKG mengeluarkan peringatan dini bahaya angin kencang dan gelombang laut tinggi yang diprediksi melanda wilayah bagian selatan Indonesia hingga akhir Juni. Beberapa provinsi yang masuk dalam peta waspada ancaman angin kencang ini meliputi Banten, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Selatan. Fenomena angin kencang ini dipicu oleh perbedaan tekanan udara yang signifikan di belahan bumi selatan. Kondisi ini berisiko menyebabkan pohon tumbang, kerusakan pada papan reklame/atap bangunan non-permanen, serta memicu gelombang tinggi di perairan pelayaran. Nelayan tradisional dan operator kapal penyeberangan diimbau tidak memaksakan pelayaran jika kondisi kecepatan angin dan tinggi gelombang melampaui batas aman operasional.

sumber: https://www.kompas.tv

More Articles ...