logo2

ugm-logo

Blog

PPDI Sampang Dorong Disabilitas Aktif Dalam Penanggulangan Bencana

KBRN, Sampang: Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sampang menyampaikan pentingnya peran penyandang disabilitas dalam penanggulangan bencana, khususnya dengan adanya Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD PB) yang baru terbentuk. 

Sekretaris PPDI Sampang, Nur Illiati mengatakan bahwa informasi kebencanaan harus sampai ke seluruh pelosok agar semua pihak siap menghadapi situasi darurat.

“Peran PPDI adalah memberikan pemahaman tentang kebencanaan. Dengan adanya bencana banjir, kita harus menginformasikannya melalui pengurus dan media agar tersebar luas,” ujarnya, saat dialog interaktif di RRI Sampang, Selasa (5/8/2025).

Nur Illiati menyatakan bahwa PPDI siap memanfaatkan media sosial dan jaringan multimedia agar edukasi kebencanaan menjangkau penyandang disabilitas. 

“Kami perlu berkolaborasi dengan media sosial agar pesan kebencanaan sampai ke pelosok desa. Edukasi juga harus disesuaikan, misalnya bagi tunanetra dan tuna wicara yang membutuhkan pendamping serta penerjemah bahasa isyarat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa keterlibatan penyandang disabilitas harus lebih aktif, bukan sekadar penerima manfaat.“Teman-teman disabilitas harus paham penanggulangan bencana. Jangan hanya sebatas penerima manfaat, tetapi juga harus mampu menjadi anggota ULD PB,” ujarnya.

Menurutnya, upaya ini diharapkan dapat menyemangati penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan ikut berperan dalam menghadapi bencana. “Kita harus mengajak semua pihak agar mendukung keberadaan ULD PB, termasuk sekolah luar biasa dan komunitas disabilitas,” katanya, mengakhiri.

BNPB: 60 persen bencana di Indonesia didominasi karhutla

Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan sekitar 60 persen kejadian bencana di Indonesia selama sepekan terakhir medio 27Juli-3 Agustus 2025 masih didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, menjelaskan karhutla menggeser bencana hidrometeorologi seperti banjir yang bulan sebelumnya mendominasi, di mana Provinsi Riau dan Kalimantan Barat mencatat jumlah kejadian karhutla terbanyak

“Ini menjadi atensi serius pemerintah pusat. Presiden sudah menggelar rapat terbatas dengan sejumlah kementerian untuk mempercepat respons karhutla,” kata dia dalam siaran bertajuk "Disaster Briefing BNPB" yang diikuti secara daring.

BNPB mengkonfirmasi bahwa perhatian penanganan karhutla tahun ini tidak hanya terkonsentrasi di enam provinsi; Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, tetapi juga menyasar provinsi lainnya seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

"Hal ini dikarenakan terjadi peningkatan kerawanan karhutla di provinsi tambahan itu seiring fase musim kemarau yang sudah berlangsung medio Mei, Juni, Juli, dan puncaknya pada Agustus hingga awal September," ujarnya.

Merujuk data Kementerian Kehutanan sepanjang Januari hingga 1 Agustus 2025, sekitar 8.955 hektare lahan terbakar, dengan persentase seluas 80,15 persen lebih masih menyasar kawasan lahan gambut.

Provinsi Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak dengan lahan terbakar seluas 1.149 hektare yang diikuti Provinsi Riau dengan kejadian sekitar 751 hektare lahan terbakar, Sumatera Utara seluas 309 hektare, Sumatera Barat seluas 511 hektare, Kalimantan Tengah 146 hektare, Jambi, dan Sumatera Selatan seluas 43 hektare.

Untuk itu, Abdul memastikan bahwa BNPB terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, dan TNI-Polri untuk mengerahkan tim satuan tugas penyiraman darat dan udara, termasuk bantuan logistik pemadaman api.

BNPB mengerahkan dua unit helikopter patroli tipe AS365N3, dan Bell 206 untuk memantau dan menemukan titik operasi dengan sampai saat ini total jam terbang heli patroli udara sebanyak 251 jam 54 menit

Kemudian lima unit helikopter water bombing bertipe Sikorsky Blackhawk UH60, 3 unit Mi-8 AMT, dan Kamov untuk melakukan pemadaman api yang tidak bisa dipadamkan oleh satuan tugas darat.

"Sejak bulan April sampai saat ini total jam terbang water bombing sebanyak 241 jam 40 menit. Tetapi tidak bisa hanya mengandalkan pemadaman. Pencegahan melalui edukasi dan penegakan hukum menjadi kunci,” kata Abdul

Korban Bencana di Kambowa dan Bonegunu dapat Bantuan

KBRN, Buton Utara: Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Pemkab Butur) menunjukkan komitmennya dalam menangani dampak bencana alam dengan menyalurkan bantuan logistik kepada para korban di Kecamatan Kambowa dan Kecamatan Bonegunu.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Butur, Afirudin Mathara, di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah.

“Di tengah himpitan ekonomi akibat pemangkasan anggaran, Pemerintah Daerah tetap memprioritaskan pembangunan yang berskala prioritas, terutama program bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Bupati dalam sambutannya di Desa Rantegola, Senin (28/7/2025).

Penyaluran bantuan merupakan respons terhadap bencana banjir, gempa bumi, dan angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di dua kecamatan tersebut beberapa bulan lalu.

Bupati Afirudin juga memberikan apresiasi kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai responsif dan cepat tanggap. Ia menyebutkan beberapa pejabat yang terlibat aktif dalam penanggulangan bencana, seperti Kepala BPBD Ardiansyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sadaria, dan Kepala Dinas Sosial Baziri.

“Saya selaku Bupati saat ini didampingi oleh para kepala dinas yang hebat-hebat, para pimpinan OPD yang tanggap dan peka... InsyaAllah kalian akan selalu ada bersama-sama masyarakat,” tambahnya.

Di Kecamatan Kambowa, penyerahan bantuan dipusatkan di Aula Kantor Desa Bubu dan menyasar 174 Kepala Keluarga (KK) dari empat desa dan satu kelurahan. Sementara di Kecamatan Bonegunu, bantuan disalurkan di Aula Kantor Desa Rantegola untuk 224 KK.

Pada kunjungan di Bonegunu, Bupati Afirudin turut menyerahkan Bantuan Hunian Sementara (Huntara) kepada salah satu warga bernama Hamsir, yang rumahnya hanyut akibat banjir. Huntara tersebut dibangun dalam waktu sepekan dengan ukuran 5 x 7 meter, berupa rumah panggung. Proyek ini berasal dari APBD Butur dan dikerjakan oleh BPBD bekerja sama dengan personel Kodim 1429 Butur, yang dalam kegiatan itu diwakili langsung oleh Dandim Letkol Inf. Acuk Andrianto, SE.

Jenis bantuan logistik yang disalurkan meliputi bahan pangan dan kebutuhan dasar seperti beras, telur, minyak goreng, mi instan, makanan siap saji, makanan bayi, kasur lipat, selimut, dan tenda. Seluruh bantuan bersumber dari APBD Butur melalui tiga instansi utama: BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Sosial.

Menko Polkam Dorong Percepatan Operasi Tanggap Darurat Karhutla Riau

Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mendorong percepatan operasi tanggap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Situasi Karhutla di Riau membutuhkan penanganan cepat karena dampak asap kebakaran berpotensi meluas ke wilayah Malaysia.

Kemenko Polkam bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melaksanakan koordinasi dan tindakan cepat bersama stakeholder terkait untuk melaksanakan langkah-langkah pengendalian. Upaya patroli udara terhadap kebakaran dan proses pemadaman dilaksanakan pada Senin, 21 Juli 2025.

Kegiatan tersebut didasari pada Inpres Nomor 3 Tahun 2020 tentang pennggulangan  Kebakaran Hutan dan Lahan. Budi mengordinasikan kebijakan penanggulangan  Karhutla dan kemudian ditindaklanjuti dengan Kepmenko Polkam Nomor 29 Tahun 2025 tentang Desk Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan.

"Kepala BNPB (Suharyanto) menjadi penanggung jawab kegiatan penanganan Karhutla," kata Budi melalui keterangan tertulis, Rabu, 23 Juli 2025. 

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan hal-hal dan penguatan yang telah dilaksanakan di Provinsi Riau di antaranya melalui kegiatan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang sudah dilaksanakan Senin, 21 Juli 2025 dan penambahan heli Water Bombing untuk membantu proses pemadaman.

BNPB mengerahkan tambahan dukungan untuk OMC sejumlah 1-2 pesawat dan 2-3 Water Bombing serta tambahan perlengkapan kepada Provinsi Riau untuk dapat mempercepat proses kegiatan tanggap darurat Karhutla yang dilaksanakan di Provinsi Riau. 

"Kegiatan dukungan yang diberikan oleh BNPB tidak hanya berupa dukungan untuk satgas udara dan perlengkapan satgas darat tetapi juga dukungan untuk penebalan personel di darat yang akan dikerahkan di 4 Kabupaten/Kota dengan komposisi 800 orang dari TNI/Polri yaitu di Kabupaten  Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis dan Kota Dumai," beber Suharyanto.

Hasil monitoring Kemenko Polkam, dapat dirasakan hasil penguatan awal penanggulangan melalui OMC dengan turunnya hujan di berbagai wilayah Provinsi Riau di antaranya di Sei Gajah Induk Rokan Hilir. Sejalan dengan turunnya hujan di beberapa wilayah Provinsi Riau terdeteksi pula penurunan angka hotspot dari 560 titik menjadi 62 titik. 

Peninjauan Kemenko Polkam pada kejadian di Provinsi Riau merupakan bentuk komitmen dalam menjabarkan instruksi presiden dan keputusan Menko Polkam dalam pelaksanaan penanggulangan Karhutla. Selanjutnya, Menko Polkam akan mendukung dan emonitor serta meyakinkan bahwa tindakan dalam kegiatan operasi tanggap darurat di Provinsi Riau oleh berbagai stakeholder dilaksanakan dengan baik.

sumber: https://www.metrotvnews.com/read/bw6Cg42J-menko-polkam-dorong-percepatan-operasi-tanggap-darurat-karhutla-riau

Pemadaman Kebakaran Hutan di Riau Dikebut Jelang Pacu Jalur 2025

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Pusat mengerahkan semua kekuatan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemadaman ditargetkan tuntas Juli 2025, sebelum pacu jalur 2025.  Saat ini, kebakaran paling parah terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Rokan Hulu (Rohul). Pemadaman dilakukan dari darat dan udara, dengan menggunakan helikopter untuk water bombing.

Selain itu, pemerintah melakukan modifikasi cuaca untuk menciptakan hujan buatan. Meski demikian, kondisi kebakaran masih cukup besar dan kabut asap telah mulai berdampak pada kualitas udara. Trump Desak RI Beri Kepastian soal Transfer Data Pribadi ke AS Artikel Kompas.id Pelaksanaan Pacu Jalur 2025 Lihat Foto Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto memberikan keterangan saat konferensi pers usai rapat penanganan karhutla, di Gedung Daerah Riau di Pekanbaru, Rabu (23/7/2025).(KOMPAS.COM/IDON)

Oleh karena itu, pemerintah berupaya menuntaskan pemadaman karhutla menjelang acara besar Pacu Jalur yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada 20-24 Agustus 2025. Tradisi Melayu Riau ini digelar sekali setahun. Pada Pacu Jalur 2025 ini diperkirakan akan ditonton banyak pengunjung, termasuk turis mancanegara. Mareka datang untuk menyaksikan Pacu Jalur di Tepian Narosa, Sungai Kuantan. Pacu Jalur belakangan ini semakin dikenal luas setelah viralnya tarian anak Pacu Jalur atau "aura farming".


Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2025/07/24/070938178/pemadaman-kebakaran-hutan-di-riau-dikebut-jelang-pacu-jalur-2025.