logo2

ugm-logo

Blog

Kebakaran Lahan Gambut Menghanguskan Area di Ogan Ilir

Cuaca panas yang terik memicu terjadinya kebakaran lahan gambut di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Struktur lahan gambut yang kering di bagian permukaan membuat bara api menjalar cepat di bawah tanah. Petugas Manggala Agni bersama TNI melakukan pemadaman darat yang intensif namun terkendala asap tebal. Helikopter pengebom air (water bombing) dikerahkan oleh BNPB guna melakukan penyiraman dari udara di titik-titik api yang sulit dijangkau.

Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem Timpa Mobil di Bandung

Hujan deras yang disertai tiupan angin kencang melanda wilayah Kota Bandung pada siang hari. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebatang pohon peneduh jalan berukuran besar tumbang akibat akarnya yang lapuk. Batang pohon yang roboh menimpa satu unit mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan, mengakibatkan kerusakan parah pada bagian atap kendaraan. Kejadian ini sempat memicu kemacetan lalu lintas yang panjang sebelum dievakuasi petugas.

Abrasi Pantai Mengancam Rumah Warga Pesisir Demak

Gelombang tinggi yang terjadi secara konsisten memicu pengikisan daratan pantai (abrasi) parah di wilayah pesisir Kabupaten Demak. Garis pantai dilaporkan terus maju mendekati area pemukiman nelayan setempat. Hantaman ombak konstan saat pasang air laut membuat pondasi sejumlah rumah warga mulai retak dan amblas. Warga cemas dan berharap pemerintah segera membangun tanggul laut penahan ombak yang permanen di area tersebut.

Sambaran Petir Rusak Fasilitas Gardu Listrik Medan

Hujan badai disertai kilatan petir ekstrem melanda kota Medan dan sekitarnya pada malam hari. Salah satu sambaran petir dilaporkan menghantam komponen utama pada fasilitas gardu induk distribusi listrik setempat. Kerusakan pada sistem kelistrikan ini mengakibatkan terjadinya pemadaman listrik massal di beberapa distrik pemukiman kota. Tim teknis PLN segera dikerahkan ke lokasi gardu untuk melakukan perbaikan dan pemulihan daya listrik.

Krisis Air Bersih Mulai Melanda Wilayah NTT

Memasuki masa peralihan ke iklim kering, sejumlah desa terpencil di Nusa Tenggara Timur mulai melaporkan dampak krisis air bersih. Sumber mata air alami setempat mengalami penurunan debit yang sangat drastis. Warga terpaksa berjalan kaki berkilo-kilometer demi mendapatkan air bersih untuk konsumsi harian. Pemerintah daerah setempat merespons kondisi ini dengan menyalurkan bantuan tangki air darurat secara berkala ke wilayah terdampak.