logo2

ugm-logo

Blog

Longsor Besar Menelan Korban di Kabupaten Bandung Barat

Longsor besar akibat hujan lebat kembali terjadi di Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, menghancurkan puluhan rumah dan menewaskan setidaknya 25 orang, sementara puluhan lainnya dinyatakan hilang. Tanah longsor terjadi setelah hujan intensif menerpa wilayah pegunungan, memicu runtuhan tanah yang menimbun permukiman dan menciptakan medan yang sangat sulit bagi tim SAR.
Tim pencarian dipenuhi tantangan karena kontur tanah yang tidak stabil dan risiko longsor susulan. Pemerintah daerah menyatakan status darurat tanggap bencana dua minggu untuk fokus pada evakuasi korban serta pelayanan medis dan dukungan logistik bagi warga terdampak. Data awal menunjukkan hubungan antara deforestasi, pembangunan tidak teratur, dan meningkatnya kerentanan wilayah terhadap bencana.


? Sumber: https://www.theaustralian.com.au/world/west-java-landslide-buries-dozens-as-indonesia-reels-from-string-of-disasters/news-story/59db2df755a6d5116380d19e3514eb69?utm_source=chatgpt.com

Banjir Besar di Pandeglang & Bekasi – BNPB Update 13 Januari 2026

Hujan intens pada 12 Januari 2026 menyebabkan banjir di Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan tinggi muka air bervariasi dari 20 cm hingga 1 m yang merendam permukiman lebih dari 2.000 jiwa. Sekitar 300 keluarga mengungsi ke tempat aman seperti tempat ibadah dan fasilitas publik. BPBD setempat melakukan koordinasi reaksi cepat dalam pendataan serta evakuasi warga terdampak, termasuk pencatatan kerusakan rumah dan fasilitas sosial.Selain di Pandeglang, banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Bekasi yang dipicu oleh hujan deras dan drainase yang kurang optimal. Evakuasi, pendataan sosial dan perbaikan sementara drainase menjadi fokus pemerintah setempat. Analisis risiko bencana terus diperkuat untuk mengantisipasi kejadian lanjutan di periode musim hujan ini.


? Sumber: https://bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-indonesia-pada-13-januari-2026?utm_source=chatgpt.com

Banjir Bandang Terjang Purbalingga, Jawa Tengah

Banjir bandang yang melanda wilayah Purbalingga membuat Bupati turun langsung memastikan penanganan cepat terhadap masyarakat terdampak. Curah hujan ekstrem menyebabkan aliran sungai meluap, merendam permukiman dan merusak infrastruktur desa, sehingga memaksa warga mengungsi dan membutuhkan logistik darurat.
Respons cepat aparat pemerintah dan relawan difokuskan pada evakuasi, pemulihan akses jalan, dan distribusi bantuan makanan, air bersih, serta kebutuhan dasar lainnya. Pihak daerah juga mengintensifkan koordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk mitigasi lanjutan serta memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan banjir.


? https://setda.purbalinggakab.go.id/banjir-bandang-terjang-purbalingga-bupati-fahmi-turun-langsung-pastikan-penanganan-darurat/

Landslide Besar di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Gerakan tanah besar terjadi di lereng Gunung Burangrang, menimbun 34 rumah dan menyebabkan sedikitnya 25 orang tewas, sementara 72 lainnya dinyatakan hilang dalam kondisi yang penuh ketidakpastian. Hujan musiman yang masih intensif dipicu oleh pola cuaca ekstrem menjadi faktor utama yang memperlemah stabilitas tanah di kawasan pemukiman tersebut, memperparah risiko longsor. Tim SAR terdiri dari lebih 250 personel, termasuk unit K-9 dan drone, terlibat dalam upaya pencarian di lokasi dengan medan yang sangat tidak stabil, memperlambat akses alat berat dan menambah kompleksitas operasi. Pemerintah daerah bersama BNPB memprioritaskan evakuasi dan pemulihan sementara bagi lebih dari 230 warga yang dievakuasi, serta memperketat regulasi penggunaan lahan untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

? https://apnews.com/article/d453d653fdd6f05ab7ebe85979c2a61b

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalimantan Selatan

Banjir meluas di Kalimantan Selatan akibat luapan sungai dan tingginya curah hujan musiman. Ribuan rumah warga terendam, memaksa masyarakat mengungsi ke fasilitas umum dan posko darurat. Aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan terganggu secara signifikan. Pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat dan menyalurkan bantuan logistik seperti pangan, air bersih, dan perlengkapan tidur. Kejadian ini kembali memunculkan isu degradasi daerah aliran sungai dan alih fungsi lahan sebagai faktor utama meningkatnya frekuensi banjir tahunan.

? https://www.antaranews.com