logo2

ugm-logo

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Ternate Maluku Utara, Berpotensi Tsunami

20151111-Ilustrasi Gempa Bumi

Liputan6.com, Jakarta Gempa bumi mengguncang Ternate, Provinsi Maluku Utara malam ini, Minggu (7/7/2019). Lindu berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi pada pukul 22.08 WIB.

Awalnya, dalam keterangan resminya, BMKG menyebut  gempa tidak berpotensi tsunami. Keterangan itu lalu diupdate bahwa ada potensi tsunami. Dalam keterangan berikutnnya, BMKG menginformasikan bahwa ada peringatan dini tsunami.

Ada pun lokasi gempa terletak pada 135 kilometer barat daya Ternate, Maluku Utara dengan kedalaman mencapai 10 kilometer.

Sementara koordinat titik gempa berada di 0,5 Lintang Utara dan 12,18 Bujur Timur.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada info terkait kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan dan korban jiwa akibat terdampak gempa.

Kepala Pusdatinmas BNPB Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia di China

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019), pukul 02.20 waktu setempat atau 01.20 WIB.

Informasi duka tersebut beredar melalui pesan singkat WhatsApp.

"Iya, benar (informasi yang menyebutkan Bapak Sutopo meninggal dunia)," kata Kepala Subbagian Tata Usaha Pusdatinmas BNBP, Yahya Djunaid saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Hingga saat ini, Yahya mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak keluarga Sutopo.

"Mungkin setelah Subuh baru ada informasi (lengkapnya)," kata Yahya.

Seperti diketahui, Sutopo bertolak ke Guangzhou, China untuk berobat penyakit kanker paru selama sebulan.

Hal itu disampaikan Sutopo dalam akun Instagram miliknya, @sutopopurwo pada Sabtu (15/06/2019).

"Hari ini saya ke Guangzou untuk berobat dari kanker paru yang telah menyebar di banyak tulang dan organ tubuh. Kondisinya sangat menyakitkan sekali," kata Sutopo di akun Instagram tersebut.

Sutopo telah menjalani serangkaian perawatan kesehatan di sejumlah rumah sakit (RS) karena kanker paru-paru yang diidapnya. Ia divonis kanker paru-paru pada 17 Januari 2018.

Semenjak vonis itu, dia masih aktif menjalani tugas-tugasnya untuk menginformasikan berita-berita kebencanaan kepada media. Baru beberapa minggu belakangan ini, Sutopo sudah tidak aktif lagi di grup WhatsApp media selepas pamit kepada rekan-rekan wartawan untuk fokus berobat.

More Articles ...