Buku ini dipublikasikan pada 2016 oleh International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan berjudul “Child Protection in Emergencies”. Melalui buku ini, alasan relevan perlindungan anak dalam kondisi kegawatdaruratan dipaparkan. Mayoritas anak-anak yang terkena dampak kondisi kegawatdaruratan. Terdapat banyak resiko yang dapat terjadi pada anak seperti kekerasan fisik, seksual, psikologi; cedera; ditelantarkan, dan lain-lain. Tindakan yang harus dilakukan serta contoh alat atau tools yang tersedia dijelaskan satu per satu dengan lengkap. Contoh-contoh indikator yang dapat dimasukkan dalam rencana program juga menjadi bagian dalam penjelasannya. Selengkapnya Klik Disini ![]()


Publikasi ini menggambarkan tentang 8 buah studi kasus yang menginspirasi dari Afrika dan Asia. Buku ini berjudul “Women’s Leadership in Resilience”. Studi kasus tersebut khususnya berasal dari Vietnam, Liberia, Myanmar, Malawi, Bangladesh, Senegal, Cambodia dan Kenya. Pengetahun tentang konsep kerentanan gender penting untuk memberikan pemahaman tentang dampak bencana yang berbeda pada laki-laki dan perempuan. Kurang beruntungnya perempuan dari segi sosial dan ekonomi berasal dari peran konstruksi sosial, diskriminasi yang sistematis maupun ketidakseimbangan kekuatan antara laki-laki dan perempuan. Penting untuk memahami kerentanan wanita terhadap bencana dan perubahan iklim. Publikasi ini menjelaskan tentang wanita sebagai agen yang aktif dalam aksi kemanusiaan dan pembangunan resiliansi. Hak perempuan yang sama dalam berpartisipasi dan menentukan keputusan menjadi inti utama. Berbagai setting negara dengan berbagai macam kondisi lingkungan serta resikonya bagi perempuan serta kemapuan perempuan lokal dalam menaggapi dan berkontribusi dalam menjawab kondisi tersebut dipaparkan secara menyeluruh. Selengkapnya