logo2

ugm-logo

Manajemen Risiko Banjir di Thailand

Artikel ini membahas banjir 2011 di Thailand, dengan penekanan pada DAS Chao Phraya, dan menganalisis rencana serta langkah - langkah yang relevan dengan manajemen risiko banjir negara tersebut. Ini juga menyoroti beberapa kekurangan dalam praktik saat ini, dan menyarankan perbaikan menggunakan kerangka kerja manajemen risiko banjir strategis. Hasilnya menunjukkan bahwa manajemen risiko banjir di Thailand tidak efektif dan perlu beralih dari respons pasif (yang terutama bergantung pada langkah - langkah struktural dan respons darurat selama peristiwa banjir) ke respons progresif yang menekankan langkah - langkah non - struktural (misalnya, penggunaan lahan perencanaan, pembangunan dan kontrol pembangunan, peraturan) dan kolaborasi partisipatif antara lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan (orang - orang, lembaga publik, dan swasta di daerah yang terkena dampak). Studi lebih lanjut tentang asuransi banjir untuk sektor pertanian dan tentang tingkat sosial ekonomi dan persepsi risiko banjir masyarakat sasaran juga direkomendasikan. Ini dapat meningkatkan ketahanan finansial terhadap risiko banjir dan efektivitas implementasi rencana yang relevan. Artikel ini dipublikasikan pada 2017 di jurnal Science Direct.

Selengkapnya KLIK DISINI

Reportase Webinar Peringatan 15 Tahun Tsunami Aceh (2004 - 2019)

Reportase Webinar

Peringatan 15 Tahun Tsunami Aceh (2004 - 2019)

15th aceh pengantar

Momen peringatan tsunami Aceh 26 Desember 2004 menimbulkan duka mendalam bagi Indonesia. Gempa dengan kekuatan 9.0 SR dan tsunami dengan ketinggian kurang lebih 20 meter mengakibatkan beberapa kota di provinsi Aceh lumpuh. Ribuan jiwa manusia menjadi korban, banyak bangunan hancur dan rusak berat akibat keganasan tsunami itu. Sejak kejadian tersebut, Indonesia mulai membangun sistem penanggulangan bencana, mulai menyadari pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana ditambah lagi wilayah Indonesia yang sangat rawan terjadi bencana. Banyak sektor yang terlibat dalam pengembangan penanggulangan bencana tersebut, diantaranya pengembangan kurikulum bencana dalam institusi pendidikan. Bersamaan dengan momentum Peringatan 15 Tahun Tsunami Aceh, Pokja Bencana FK - KMK UGM bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Universitas Syah Kuala, Universitas Tadulako, dan Oceania Chapter World Association on Disaster and Emergency Medicine mengadakan diskusi tentang perkembangan penanggulangan dan kurikulum manajemen bencana kesehatan di Indonesia, serta launching EMT Specialized Cell  Aceh melalui kegiatan Webinar Peringatan 15 tahun Tsunami Aceh (2004 - 2019). Kegiatan ini menjadi sharing antar universitas, publikasi, serta catatan pembelajaran kedepannya. Salah satu pembelajaran yang didapat adalah mitigasi perlu ditekankan. Perguruan tinggi mempunyai modal tenaga dan sarana untuk membantu mitigasi dan penanggulangan bencana secara baik.

Selengkapnya KLIK DISINI

More Articles ...