Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai terjadi di sejumlah wilayah Indonesia memasuki awal musim kemarau. Selain ancaman karhutla, beberapa daerah masih menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem akibat kondisi cuaca yang belum stabil. BNPB menegaskan bahwa perubahan pola cuaca pada masa transisi musim dapat meningkatkan risiko bencana secara bersamaan, baik hidrometeorologi basah maupun kering. Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pemantauan titik panas, sosialisasi pencegahan kebakaran, serta penguatan kesiapsiagaan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang. Upaya mitigasi sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Selengkapnya:
1. Berita/website:
2. Jurnal:
https://www.sciencedirect.com/

