Banjir dilaporkan melanda Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Genangan terjadi di Desa Hilimbowo, Kecamatan O’o’u, serta Desa Ndraso Maniamolo, Kecamatan Maniamolo. Kejadian tersebut masuk dalam laporan pemantauan BNPB pada awal Oktober, bersamaan dengan sejumlah peristiwa kebakaran hutan dan lahan di wilayah lain.
Hujan yang terjadi di wilayah tersebut menyebabkan air menggenangi kawasan permukiman. Informasi awal yang disampaikan BNPB belum merinci jumlah rumah terdampak, ketinggian genangan, maupun jumlah warga yang harus mengungsi. Karena itu, perkembangan dampak banjir perlu terus mengikuti hasil pendataan BPBD Kabupaten Nias Selatan dan pemerintah desa setempat.
Penanganan awal bencana banjir umumnya mencakup pemantauan tinggi muka air, pemeriksaan kondisi saluran, serta pendataan warga yang membutuhkan bantuan. Petugas daerah perlu memastikan jalur evakuasi dapat digunakan dan kelompok rentan memperoleh perhatian. Apabila genangan meningkat, warga di area rendah perlu bersiap menuju tempat yang lebih aman sesuai arahan petugas.
Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan yang dapat meningkatkan debit air. Hindari menerobos arus banjir, terutama dengan kendaraan atau berjalan kaki di lokasi yang tidak diketahui kedalamannya. Informasi resmi mengenai kondisi terkini, kebutuhan bantuan, dan proses pemulihan sebaiknya diperoleh melalui BPBD serta kanal pemerintah daerah.

