BNPB merangkum kejadian bencana pada periode 17‒18 Januari 2026, yang mayoritas merupakan peristiwa banjir akibat curah hujan ekstrem di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah seperti Pati, Jepara, Batang, Pemalang, Pekalongan, Magelang, dan Banyumas. Banjir menyebabkan puluhan ribu jiwa terdampak, pemukiman terendam, serta aktivitas ekonomi terganggu. Di Batang saja, banjir memaksa pengungsi bertahan di fasilitas umum sementara kerugian material terus didata.
Selain banjir, laporan juga mencatat pergerakan tanah (longsor) di Kabupaten Bogor dan Pamekasan yang turut menambah jumlah kejadian bencana yang harus ditangani. BPBD bersama relawan dan aparat terus melakukan asesmen, pengungsian, serta penyediaan bantuan dasar seperti makanan, layanan kesehatan, dan shelter. BNPB menekankan pentingnya koordinasi antarsektor dalam respons darurat dan mitigasi bencana lanjutan di tengah masih berlanjutnya musim hujan.

