logo

ugm-logo

Agenda Mendatang

  • bimtek kkp
  • agenda bencana hdp
  • hdp rs

Pengantar Website Bencana

Edisi Minggu ke 3: 15 - 21 April 2019


Badan Penanggulangan Bencana

http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/lowongan-kerja-bnpb-1.jpg

Selamat berjumpa kembali pembaca website bencana kesehatan. Pengantar website minggu ini akan membahas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Indonesia sebagai wilayah rawan bencana menuntut BNPB dan BPBD harus berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki manajemen keadaan darurat bencana. Seperti gempa 6,9 SR yang terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah 12 April 2019, BNPB dan BPBD terus memantau perkembangan gempa.

BNPB adalah sebuah lembaga pemerintah non departemen yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden. Sebelumnya badan ini disebut Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2005. BNPB terdiri atas kepala, unsur pengarah penanggulangan bencana dan unsur pelaksanan penanggulangan bencana. BNPB menyelenggarakan fungsi (a) perumusan dan penetapan kebijakan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat serta efektif dan efisien; dan (b) pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

Selengkapnya Klik Disini

BPBD adalah lembaga pemerintah non departemen yang melaksanakan tugas penanggulangan bencana di daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota dengan berpedoman pada kebijakan yang ditetapkan oleh BNPB. BPBD terdiri dari kepala, unsur pengarah penanggulangan bencana dan unsur pelaksana penanggulangan bencana. Kepala BPBD dijabat secara rangkap (ex-officio) oleh sekretaris daerah dan membawahi unsur pengarah dan unsur pelaksana penanggulangan bencana. BPBD mempunyai fungsi koordinasi, komando dan pelaksana dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana sehingga BPBD harus membangun hubungan kerja dengan lembaga-lembaga terkait di daerah. Dalam sektor kesehatan BPBD memiliki kewenangan berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk membentuk klaster kesehatan. BPBD sebaiknya melibatkan dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas dalam setiap perencanaan dan program penanggulangan bencana di BPBD. Misalnya BPBD melibatkan dinas kesehatan dalam penyusunan rencana kontijensi (renkon) sehingga dinas kesehatan dapat menurunkan renkon tersebut menjadi renkon penanggulangan bencana bidang kesehatan.

Selengkapnya Klik Disini

 

Paket Pelatihan dan seminar/workshop

Berikut pelatihan dan pendampingan yang kami selenggarakan sepanjang tahun:

  1. Sosialisasi Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit (HDP)
    Dalam pelatihan ini akan dibahas overview penyusunan perencanaan penanggulangan bencana di rumah sakit secara umum. Selengkapnya Klik Disini
  2. Workshop Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit.
    Kegiatan workshop penanggulangan bencana di rumah sakit akan dilaksanakan selama 2 hari tatap muka dengan pemberian materi penyusunan penanggulangan bencana di Rumah Sakit (HDP) serta pelatihan tentang pembuatan draft awal dokumen HDP rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  3. In House Training (IHT) Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit (HDP)
    Paket In House Training Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit akan dilaksanakan sebisa mungkin dalam kurun waktu maksimal 3 bulan. Selengkapnya Klik Disini
  4. Simulasi Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit
    Simulasi penanggulangan bencana bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana sekaligus untuk menguji dokumen perencanaan penanggulangan bencana (HDP) yang sudah disusun rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  5. Sosialisasi HDP oleh Dinas Kesehatan
    Sesuai dengan Permenkes 64 Tahun 2013 maka salah satu tugas Dinas Kesehatan dalam fase pra bencana adalah menyelenggarakan sosialisasi kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya dalam menghadapi bencana, dalam hal ini bentuknya bisa berupa HDP untuk Rumah Sakit atau PHCDP untuk Puskesmas. Selengkapnya Klik Disini
  6. Pelatihan Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana di Puskesmas (Primary Health Care Disaster Plan (PHCDP))
    Tidak hanya rumah sakit, puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan di daerah juga harus disiapkan dalam menghadapi bencana. Termasuk juga dalam akreditasi puskesmas saat ini. Selengkapnya Klik Disini
  7. Pengembangan Kurikulum Manajemen Bencana Kesehatan di Perguruan Tinggi Kesehatan
    Mahasiswa kesehatan (calon tenaga kesehatan) harus disiapkan dalam menghadapi bencana dan krisis kesehatan. Bagaimana kurikulum untuk manajemen bencana kesehatan dikembangkan dan diajarkan? SelengkapnyaKlik Disini
  8. Blended Learning Bagian Operasional dalam Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit
    Bagian operasional di rumah sakit untuk penanggulangan bencana merupakan bagian yang paling padat SDM dan tugasnya. Bagaimana perencanaan dalam HDP dan mekanisme pelaksanaannya dibahas dalam paket pelatihan ini. Selengkapnya Klik Disini
  9. Seminar dan Workshop
    Kami juga kerap melaksanakan workshop dan seminar. Daftar seminar 2016 dan 2017, Klik Disini

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn