logo

ugm-logo

Agenda Mendatang

  • agenda2018
  • agenda bencana hdp

Pengantar Website Bencana


Plenary Meeting Emergency Medical Team (EMT)

agenda emt bencana1

Pemerintah dan orang-orang yang terkena dampak darurat dan wabah dapat dipastikan mendapat respons yang dapat diprediksi dan tepat waktu oleh tim medis yang terlatih dan mandiri. Tim medis yang memenuhi standar minimum dan kualitas terjamin dalam proses tinjauan sejawat lebih mungkin diminta oleh negara anggota yang terkena dampak dan diberikan akses yang efisien ke negara tersebut. Para donor, termasuk masyarakat umum, dapat diyakinkan bahwa tim yang mereka dukung memenuhi standar minimum internasional dan bekerja dalam sistem respons yang terkoordinasi secara global. EMT nasional dan regional, dapat mengantisipasi dan mempersiapkan peristiwa domestik, sub-regional dan regional sebelum terjadi.

Sebagaimana tanggapan gempa dan likuifikasi Sulawesi Tengah, pertemuan ini akan meninjau tanggapan waktu, lamanya bekerja, upaya yang disediakan oleh tim dan untuk mendapatkan informasi dari masyarakat internasional (EMT atau kedutaan) dimana mereka dapat memberikan dukungan dalam situasi terbatas. Makasar dipilih karena kebijakan pemerintah Indonesia sebagai tempat pementasan internasional untuk acara ini. Kegiatan akan dilaksanakan pada 18 – 20 Desember 2018. Acara ini merupakan bagian dari Central Sulawesi Response Emergency Medical Team (EMT) Review and Coordination.

SELENGKAPNYA


An Emergency Decision Making Method Based on Prospect Theory for Different Emergency Situations

decision making

Emergency decision making (EDM) atau pengambilan keputusan darurat adalah cara yang efektif untuk menangani situasi darurat karena peran utamanya dalam mengurangi kerugian properti dan kehidupan yang disebabkan oleh peristiwa darurat. Ini telah menarik banyak perhatian dari pemerintah dan akademisi, serta menjadi topik penelitian penting dalam beberapa tahun terakhir. Studi menunjukkan bahwa para pengambil keputusan biasanya dipandu oleh rasionalitas terbatas di bawah kondisi risiko dan ketidakpastian. Perilaku psikologis mereka memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan, dan masalah EDM biasanya ditandai dengan risiko tinggi dan ketidakpastian. Dengan demikian, perilaku psikologis pengambil keputusan telah dipertimbangkan dalam pendekatan EDM yang ada berdasarkan teori prospek. Peristiwa darurat mungkin berkembang menjadi situasi yang berbeda karena evolusi dinamisnya, yang merupakan salah satu ciri khas dari peristiwa darurat. Masalah penting ini telah dibahas dalam pendekatan EDM yang ada, di mana situasi darurat yang berbeda ditangani dengan merancang solusi yang berbeda. Namun, pendekatan EDM yang ada tidak mempertimbangkan perilaku psikologis pengambil keputusan bersama dengan situasi darurat yang berbeda dan solusi yang berbeda. Termotivasi oleh keterbatasan seperti itu, penelitian ini mengusulkan pendekatan baru berdasarkan teori prospek yang  mempertimbangkan situasi darurat, yang tidak hanya mempertimbangkan perilaku psikologis pengambil keputusan, tetapi juga situasi darurat yang berbeda dalam proses EDM. Dua contoh dan perbandingan terkait disediakan untuk menggambarkan kelayakan dan validitas pendekatan ini.

Selengkapnya


Jurnal:

Integrated health education in disaster risk reduction: Lesson learned from disease outbreak following natural disasters in Indonesia

https://3c1703fe8d.site.internapcdn.net/newman/gfx/news/2018/japanhassuff.jpg

Seiring dengan hilangnya nyawa dalam skala besar, kerusakan infrastruktur, dan kerugian material, masalah kesehatan telah menjadi masalah yang sangat penting setelah bencana alam. Orang yang selamat harus menghadapi ancaman risiko kesehatan, terutama penyakit menular, sebagai akibat dari terbatasnya layanan dan fasilitas kesehatan. Pengetahuan yang terbatas tentang risiko kesehatan setelah bencana, di samping kurangnya kesadaran, berkontribusi terhadap terjadinya penyakit infeksi yang pada dasarnya dapat dicegah. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau delapan bencana alam utama di Indonesia yang diikuti oleh wabah penyakit menular. Hasil menekankan pentingnya pendidikan kesehatan terpadu di sekolah dan rencana pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat, termasuk penyebaran informasi, untuk menciptakan masyarakat yang tangguh. Penyakit infeksi yang terbawa air dan udara adalah penyakit yang paling umum setelah delapan bencana alam besar sebagai akibat dari efek samping. Dalam menghadapi tantangan, sekolah dan pusat komunitas dapat menjadi agen untuk menyebarluaskan informasi promosi kesehatan sehingga orang menjadi lebih sadar akan risiko kesehatan dan melakukan praktik yang baik terkait dengan pencegahan, tanggapan, dan pemulihan. Pendidikan dan promosi kesehatan dapat diintegrasikan ke dalam program PRB berbasis kurikulum atau pelatihan sebagai modul, kursus singkat, latihan, dan media cetak dan visual.

Selengkapnya


Laporan dari Palu - Donggala

AHS UGM, Caritas Germany, dan Yogya Peduli Gempa Tsunami Palu - Donggala Sulawesi Tengah

 tim ahs ugm

Sejumlah gempa terjadi secara beruntun di Donggala, pada Jumat, 28 September 2018 (pukul 13.50 WITA, 6 SR) lalu diikuti gempa pukul 17.02 WITA yang dirasakan warga Palu, Sulawesi hingga Kalimantan Timur pada hari yang sama. Gempa kedua yang menimbulkan tsunami ini berkekuatan magnitude 7,4. Gempa dan tsunami ini menimbulkan banyak korban jiwa dan gangguan kesehatan masyarakat, serta memutus jaringan komunikasi dan listrik yang menyulitkan komunikasi dan transportasi.

Hal ini kembali mendorong Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan keperawatan (FK-KMK UGM untuk mengirimkan bantuan ke Sulawesi Tengah, baik berupa SDM dan logistik kesehatan. Pengiriman tim dilakukan seperti biasanya yang melibatkan jejaring AHS UGM (RSUP Sardjito, RS UGM, RSUP Soeradji, RSUD Wates, RSUD Sleman) dan FK-KMK UGM. Namun, upaya memperluas kerjasama juga terus dilakukan, salah satunya dengan bekerjasama dengan Caritas Germany. Tidak hanya itu, koordinasI terus dilakukan dengan Pusat Krisis Kemenkes, Regional, serta dinas kesehatan di daerah. Keberangkatan tim melibatkan banyak pihak di atas termasuk DERU UGM dan Pusbankes 118 PERSI DIY.

Untuk menyimak kegiatan harian tim yang bertugas, silakan klik dibawah ini

Rapat Persiapan   Laporan Harian


Laporan

Tim Academic Health System (AHS) UGM Peduli Gempa Lombok

(FK-KMK UGM, RSUP dr. Sardjito, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, RS UGM, RSPAU dr. S Harjolukito)

1 peduli lombok

Kejadian gempa Lombok Juli 2018 lalu telah membuat civitas akademik UGM berkoordinasi baik dari dalam maupun luar kampus, rumah sakit jejaring, maupun alumni serta pemerintah daerah terdampak.Namun, satu minggu setelahnya secara tidak terduga gempa besar kembali terjadi pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 dengan kekuatan 6,8 SR yang belum berpotensi tsunami hingga kemudian gempa susulan di hari yang sama hingga 7 SR dan dinyatakan berpotensi tsunami - lalu dinyatakan potensi tsunami. Perkembangan berikutnya, peringatan dini tsunami segera berakhir 2 jam pasca terjadi gempa. Hal ini membuat Universitas serta Pokja bencana AHS UGM yang terdiri dari FKKMK, RSUP dr Sardjito, RSUP Soeradji Tirtonegoro, RSPAU Hardjulukito, RSA UGM langsung melakukan rapat koordinasi dan memutuskan keberangkatan UGM ke Lombok.

Media ini akan kita gunakan untuk berbagi informas kegiatan harian tim UGM di Lombok. Harapannya informasi ini dapat kita gunakan untuk mengetahui kondisi di sana khususnya untuk sektor kesehatan.

SIMAK SELENGKAPNYA   Peta EMT/ Tim medis Gempa Lombok

Paket Pelatihan dan seminar/workshop

Berikut pelatihan dan pendampingan yang kami selenggarakan sepanjang tahun:

  1. Sosialisasi Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit (HDP)
    Dalam pelatihan ini akan dibahas overview penyusunan perencanaan penanggulangan bencana di rumah sakit secara umum. Selengkapnya Klik Disini
  2. Workshop Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit.
    Kegiatan workshop penanggulangan bencana di rumah sakit akan dilaksanakan selama 2 hari tatap muka dengan pemberian materi penyusunan penanggulangan bencana di Rumah Sakit (HDP) serta pelatihan tentang pembuatan draft awal dokumen HDP rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  3. In House Training (IHT) Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit (HDP)
    Paket In House Training Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit akan dilaksanakan sebisa mungkin dalam kurun waktu maksimal 3 bulan. Selengkapnya Klik Disini
  4. Simulasi Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit
    Simulasi penanggulangan bencana bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana sekaligus untuk menguji dokumen perencanaan penanggulangan bencana (HDP) yang sudah disusun rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  5. Sosialisasi HDP oleh Dinas Kesehatan
    Sesuai dengan Permenkes 64 Tahun 2013 maka salah satu tugas Dinas Kesehatan dalam fase pra bencana adalah menyelenggarakan sosialisasi kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya dalam menghadapi bencana, dalam hal ini bentuknya bisa berupa HDP untuk Rumah Sakit atau PHCDP untuk Puskesmas. Selengkapnya Klik Disini
  6. Pelatihan Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana di Puskesmas (Primary Health Care Disaster Plan (PHCDP))
    Tidak hanya rumah sakit, puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan di daerah juga harus disiapkan dalam menghadapi bencana. Termasuk juga dalam akreditasi puskesmas saat ini. Selengkapnya Klik Disini
  7. Pengembangan Kurikulum Manajemen Bencana Kesehatan di Perguruan Tinggi Kesehatan
    Mahasiswa kesehatan (calon tenaga kesehatan) harus disiapkan dalam menghadapi bencana dan krisis kesehatan. Bagaimana kurikulum untuk manajemen bencana kesehatan dikembangkan dan diajarkan? SelengkapnyaKlik Disini
  8. Blended Learning Bagian Operasional dalam Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit
    Bagian operasional di rumah sakit untuk penanggulangan bencana merupakan bagian yang paling padat SDM dan tugasnya. Bagaimana perencanaan dalam HDP dan mekanisme pelaksanaannya dibahas dalam paket pelatihan ini. Selengkapnya Klik Disini
  9. Seminar dan Workshop
    Kami juga kerap melaksanakan workshop dan seminar. Daftar seminar 2016 dan 2017, Klik Disini

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn