logo

ugm-logo

Agenda Mendatang

  • g agung
  • workshop hdp
  • agenda puskesmas

Pengantar Website Bencana

21 puting beliung

Selamat berjumpa kembali kepada seluruh pembaca di nusantara. Indonesia merupakan salah satu negara yang rentan mengalami bencana. Indonesia menduduki peringkat ketiga di Asia dalam kerentanan terhadap bencana alam. Terdapat berbagai hazard atau bahaya yang dapat menjadi potensi bencana di Indonesia. Salah satu kejadian yang dialami oleh beberapa daerah di Indonesia adalah angin puting beliung. Informasi dari Pusat Krisis Kesehatan Republik Indonesia (21/11/2017) menyebutkan bahwa terjadi angin puting beliung di kecamatan Kalianget, Sumenep, Jawa timur. Kejadian ini terjadi pada Minggu, 20 November 2017 lalu. Status kejadian sudah dapat ditangani oleh sumber daya lokal. Minggu ini kami akan menghadirkan informasi terkait angin puting beliung yang terjadi di dunia yaitu :

Kesiapsiagaan Individu di Daerah Pesisir dalam Menghadapi Kejadian Angin Puting Beliung

21 puting beliung 1Salah satu ancaman yang dihadapi oleh individu yang tinggal di daerah pesisir adalah angin puting beliung. Swiss Re membuat panduan kesiapsiagaan dalam menghadapi kejadian yang disebabkan oleh jenis hazard ini. individu harus mempersiapkan diri dan keluarganya telebih dahulu dalam menghadapi kejaidan ini. Tindakan yang dapat dilakukan adalah melakukan inspeksi bagian atap, jendela, pintu atau konstruksi bangunan yang kemungkinan dapat memperparah dampak kejadian pada keluarga. Memasuki masa ‘kemungkinan’ puting beliung terjadi, individu harus melakukan pengecekan terhadap perencanaan yang telah dibuat. Apabila pemerintah telah memberikan peringatan terjadinya  puting beliung, lakukan pengecekan terhadap energi yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena pada kejadian ini, dampak yang sering dihadapi korban adalah terputusnya semua sumber enrgi seperti listrik. Tindakan lain yang dapat dilakukan apabila angin puting beliung telah terjadi atau pasca kejadian adalah pengkajian awal dan perencanaan, melakukan pembersihan dan memperbaiki fasilitas yang terkena dampaknya. Hal tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan yang harus dilakukan oleh individu. Informasi selengkapnya Klik Disini

Mengenal Karakteristik Meteorological Hazards

21 meteorologicalBadai tropis, topan, cyclones, hurricanes dan typhoons walaupun memiliki nama yang berbeda; namun menjelaskan jenis bencana yang sama. Tipe bencana ini mengacu pada sistem sirkulasi tertutup yang besar di atmosfer yang bertekanan rendah dan angin kencang yang berputar berlawanan arah jarum jam. Jenis bencana atau kejadian ini dapat diprediksi beberapa hari sebelumnya. Pada serangan yang singkat, angin kencang umumnya diikuti oleh hujan deras dan banjir pada daerah pesisir. Banjir dapat terjadi di daerah pesisir karena daerahnya yang datar. Selain itu, kejadian ini juga diikuti oleh gelombang pasang. Kejadian ini dapat menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur dan perumahan, khususnya pada bangunan yang konstruksinya rapuh. 

Informasi selengkapnya Klik Disini

Paket Pelatihan dan seminar/workshop

Berikut pelatihan dan pendampingan yang kami selenggarakan sepanjang tahun:

  1. Sosialisasi Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit (HDP)
    Dalam pelatihan ini akan dibahas overview penyusunan perencanaan penanggulangan bencana di rumah sakit secara umum. Selengkapnya Klik Disini
  2. Workshop Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit.
    Kegiatan workshop penanggulangan bencana di rumah sakit akan dilaksanakan selama 2 hari tatap muka dengan pemberian materi penyusunan penanggulangan bencana di Rumah Sakit (HDP) serta pelatihan tentang pembuatan draft awal dokumen HDP rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  3. In House Training (IHT) Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit (HDP)
    Paket In House Training Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit akan dilaksanakan sebisa mungkin dalam kurun waktu maksimal 3 bulan. Selengkapnya Klik Disini
  4. Simulasi Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit
    Simulasi penanggulangan bencana bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana sekaligus untuk menguji dokumen perencanaan penanggulangan bencana (HDP) yang sudah disusun rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  5. Sosialisasi HDP oleh Dinas Kesehatan
    Sesuai dengan Permenkes 64 Tahun 2013 maka salah satu tugas Dinas Kesehatan dalam fase pra bencana adalah menyelenggarakan sosialisasi kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya dalam menghadapi bencana, dalam hal ini bentuknya bisa berupa HDP untuk Rumah Sakit atau PHCDP untuk Puskesmas. Selengkapnya Klik Disini
  6. Pelatihan Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana di Puskesmas (Primary Health Care Disaster Plan (PHCDP))
    Tidak hanya rumah sakit, puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan di daerah juga harus disiapkan dalam menghadapi bencana. Termasuk juga dalam akreditasi puskesmas saat ini. Selengkapnya Klik Disini
  7. Pengembangan Kurikulum Manajemen Bencana Kesehatan di Perguruan Tinggi Kesehatan
    Mahasiswa kesehatan (calon tenaga kesehatan) harus disiapkan dalam menghadapi bencana dan krisis kesehatan. Bagaimana kurikulum untuk manajemen bencana kesehatan dikembangkan dan diajarkan? SelengkapnyaKlik Disini
  8. Blended Learning Bagian Operasional dalam Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit
    Bagian operasional di rumah sakit untuk penanggulangan bencana merupakan bagian yang paling padat SDM dan tugasnya. Bagaimana perencanaan dalam HDP dan mekanisme pelaksanaannya dibahas dalam paket pelatihan ini. Selengkapnya Klik Disini
  9. Seminar dan Workshop
    Kami juga kerap melaksanakan workshop dan seminar. Daftar seminar 2016 dan 2017, Klik Disini

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn